Budaya politik adalah aspek politik dari sistem nilai-nilai yang terdiri ide, pengetahuan, adat istiadat, tahayul dan mitos. Kesemuanya ini dikenal dan diakui sebagain besar masyarakat. Budaya politik tersebut memberi rasional untuk menolak atau menerima nilai-nilai dan norma lain. Lucian Pye Ciri khas yang ketiga yaitu Tarian Reog Ponorogo ditandai dengan gerakan yang kuat, lincah, dan enerjik. Para penari melakukan gerakan akrobatik yang melibatkan loncatan, putaran, dan gerakan tubuh yang dinamis. Gerakan-gerakan ini menggambarkan kekuatan dan keberanian penari dalam menghadapi tantangan. 1 Lihat Foto Ilustrasi (KOMPAS/DIDIE SW) KOMPAS.com - Dalam sebuah masyarakat yang maju, di mana demokrasi modern berlaku, ditemukan sikap yang tepat terhadap lembaga-lembaga dalam sistem politik. Contohnya adalah seseorang akan berharap untuk percaya akan diperlakukan secara adil oleh sebuah pelayanan publik. Sistem Politik: Menjamin keutuhan wilayah dan menjaga perbatasan laut. Sistem Ekonomi: Mengembangkan perdagangan laut dan mendorong pertumbuhan usaha dan jasa maritim. Sistem Sosial Budaya: Menjaga kemajemukan etnik, budaya, dan agama serta memupuk semangat cinta laut. Sistem Pertahanan dan Keamanan: Menjamin kedaulatan laut dan penguasaan atas kepulauan Indonesia. Budaya politik kaula (subjek),yaitu budaya politik yang masyarakat yang bersangkutan sudah relatif maju baik sosial maupun ekonominya tetapi masih bersifat pasif. Salah satu kecendrungan dalam kehidupan politik di Indonesia adalah adanya kecendrungan munculnya budaya politik yang bersifat neo-patrimonisalistik; artinya meskipun memiliki Ciri-ciri budaya politik kaula adalah: Masyarakat dalam budaya politik kaula ini memiliki partisipasi yang berfrekuensi tinggi, tapi tidak ikut menentukan perubahan politik. Masyarakat menjadi kekuatan yang lebih besar dalam budaya politik kaula ini, hanya saja keberadaannya tidak lebih berdampak dari otoritas sang penguasa. Dapat dikatakan .

ciri budaya politik kaula adalah